BRMP Pascapanen dan PT Antam Bersinergi Bina UMKM Olahan Cabai dan Bawang Merah
Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian (BRMP Pascapanen) bekerja sama dengan PT Antam UBPP Logam Mulia menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Olahan Cabai dan Bawang Merah bagi UMKM binaan PT Antam. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 22–23 Desember 2025, bertempat di BRMP Pascapanen.
Bimtek ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara BRMP Pascapanen dan PT Antam dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM, khususnya dalam pengembangan produk olahan berbasis komoditas pertanian strategis. Cabai dan bawang merah dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi, namun juga rentan terhadap fluktuasi harga dan kerusakan pascapanen jika tidak dikelola dengan baik.
Dalam sambutan Kepala BRMP Pascapanen yang diwakili oleh Ketua Tim Kerja Pendayagunaan Hasil Perakitan, Ni Made Vina, disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam menghasilkan produk olahan bernilai tambah. Melalui penguasaan teknologi pengolahan yang tepat, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperpanjang daya simpan, serta memperluas peluang pasar.
Materi bimbingan teknis mencakup pengolahan cabai menjadi berbagai produk turunan, antara lain minyak cabai, saus cabai, permen cabai, dan cabai kering. Sementara itu, untuk komoditas bawang merah, peserta mendapatkan materi pengolahan pasta bawang, minyak bawang, bawang merah kering, serta produk in brine bawang utuh yang memiliki daya simpan lebih lama.
Ni Made Vina menekankan bahwa materi yang diberikan diharapkan dapat langsung diterapkan oleh peserta dalam pengembangan usaha masing-masing. Selain aspek teknis pengolahan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendorong UMKM menghasilkan produk yang memenuhi standar mutu, keamanan pangan, dan preferensi pasar.
Melalui kerja sama ini, BRMP Pascapanen dan PT Antam berharap UMKM binaan dapat semakin mandiri, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi dalam penguatan ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi berbasis pertanian. Kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan usaha UMKM di sektor pascapanen.